Sabtu

Pemalsuan Paspor Haji di Mojokerto




Metrotvnews.com, Mojokerto: Kepolisian Resort Mojokerto, Jawa Timur, memastikan modus pemalsuan foto calon haji sudah berlangsung lama. Setidaknya, polisi menemukan pemalsuan foto jamaah calon haji dalam paspor tahun 2010. Penyelidikan masalah ini dilakukan setelah Polres Mojokerta menyita puluhan dokumen dan paspor calon haji.

Polisi mendatangkan dua calon haji, Shodi Maridan Sain asal Desa Mojowono, Kecamatan Kemlagi dan Mursidi, Kepala Desa Pandan Krajan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto. Kedua orang itu diperiksa karena terdapat ketidaksesuaian identitas dalam paspor.


Paspor atas nama Shodi Maridan Sain, namun bergambar foto Mursidi. Hanya di bagian sampul terdapat foto Shodi Maridan Sain. Begitu pula dan surat pendaftaran pergi haji, identitasnya Shodi tapi berfoto Mursidi.

Shodi berhaji pada 2010 dengan modus yang sama. Shodi berhaji dengan paspor milik seseorang bernama Rilan asal Desa Kepuh Pandan, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. Kepada polisi Shodi mengaku tidak tahu jika melanggar hukum. Sebab semua administrasi itu diatur kelompok bimbingan haji dan Kementerian Agama. (Saiful Amin Sholihin/DOR)